Telaah Ontologis Penderitaan Menurut Rasul Paulus : Refleksi Teologis Filipi 1:27-30
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penderitaan melekat dengan dinamika kehidupan sejarah Gereja, baik personal maupun komunal. Pemaknaan penderitaan yang benar dalam bingkai perspektif kebenaran firman dapat memperkokoh dan menguatkan penghayatan iman. Dalam Alkitab, penderitaan juga sudah menjadi bagian dari perjuangan umat Kristen dalam menyebarkan kabar baik. Namun, sering kali, muncul pertanyaan dari umat Kristen tentang eksistensi penderitaan dan mengapa kita harus mengalaminya. Tujuan dari tulisan ini ini mencoba memaknai dan memahami penderitaan berdasarkan pandangan Rasul Paulus yang diambil dari surat Rasul Paulus kepada jemaat di Filipi. Pendekatan yang dilakukan adalah Pendekatan Ontologis dengan Metode Hermeneutika-Exegesa
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Referensi
Aageson, J. W. Paul, the Pastoral Epistles, and the Early Church. Massachusetts: Hendrickson Publishers. 2008
Bahrum. Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi. Jurnal Sulesana, Vol. 8, No. 2. 2013
Dwiraharjo, S. dan Susanti E. Bulan. (2020). Eksegesis Khotbah: Petunjuk Praktis Bagi Pelaksanaan Firman Tuhan. Didache: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, Vol. 2, No. 1, 19-36.
Fitria, R. (2016). Memahami Hermeneutika dalam Mengkaji Teks. Jurnal Ilmiah Syi'ar, Vol. 16, No. 2, 33-42.
Gunawan, E. (2017). Meneropong Makna Penderitaan Manusia Menurut Konsep Teodise C. S. Lewis. Veritas, Vol. 16, No. 1, 17-32.
Hakh, S. B. Perjanjian Baru: Sejarah, Pengantar, dan Pokok-pokok Teologisnya. Bandung: Bina Media Informasi. 2020
Hathcoat, J. D. dan J. Habashi. (2013). Ontological Forms of Religious Meaning and the Conflict Between Science and Religion. Cultural Studies of Science Education, Vol. 8, No. 2.
Jaswanto. (2018). Membuktikan Ada Tuhan dalam Buku Filsafat Agama Prof. Dr. Harun Nasution. Diakses dari https://tatkala.co/2017/11/24/membuktikan-ada-tuhan-dalam-buku-falsafat-agama-prof-dr-harun-nasution/.
Kristanto. (2021). Bencana Alam (Covid-19) Menurut Perspektif Iman Kristen. Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, Vol. 2, No. 1, 36-47.
Palmer, R. E. (1969). Hermeneutics: Interpretation Theory in Schleiermacher, Dilthey, Heidegger and Gadamer. Evanston: Northwestern University Press.
Poli, R. dan J. Seibt. (2010). Ontology: The Categorical Stance. Theory and Applications of Ontology: Philosophical Perspectives, 1-22. New York: Springer.
Subandrijo, B. (2010). Menyingkap Pesan-pesan Perjanjian Baru 1. Bandung: Bina Media Informasi.
Sutanto, H. (2014). Perjanjian Baru Interlinear Yunani-Indonesia dan Konkordansi Perjanjian Baru (Jilid 2, Vol. 2). Jakarta: LAI.
Tarigan, I. S. (2021). Eksegesis dan Penelitian Teologis. Jurnal Teologi Cultivation, Vol. 5, No. 2, 86-102.
Widodo, S. A. (2008). Metode Hermeneutik dalam Pendidikan. Jurnal Unisia, Vol. 31, No. 70