DIALOG KRISTOLOGI DAN PNEUMATOLOGI DALAM TEOLOGI ST. MAXIMUS SANG PENGAKU IMAN: GEREJA SEBAGAI RUANG THEOSIS DAN TRANSFORMASI SPIRITUAL

Isi Artikel Utama

Ridwan Steven Siripeula
Hendi Wijaya

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dialog antara Kristologi dan Pneumatologi dalam teologi St. Maximus Sang Pengaku Iman serta menjelaskan bagaimana Roh Kudus mengaktualisasikan karya keselamatan Kristus dalam kehidupan Gereja dan umat percaya. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa Gereja bukan sekadar institusi keagamaan, melainkan ruang transformasi spiritual dan pengilahian (theosis) melalui karya Roh Kudus dalam liturgi, sakramen, dan kehidupan iman. Metode yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan memanfaatkan buku, jurnal ilmiah, dan artikel akademik yang berkaitan dengan pemikiran St. Maximus. Data dianalisis secara deskriptif-teologis dengan menyoroti tema dialog Kristologi dan Pneumatologi, Gereja sebagai ruang spiritual, sinergi antara anugerah Allah dan kehendak bebas manusia, serta hukum Allah yang tertulis di hati melalui karya Roh Kudus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kristologi dan Pneumatologi merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dalam karya keselamatan Allah. Kristus menjadi pusat keselamatan melalui inkarnasi, salib, dan kebangkitan-Nya, sedangkan Roh Kudus mengaktualisasikan karya tersebut dalam Gereja melalui liturgi, sakramen, dan kehidupan rohani umat. Keselamatan dipahami sebagai proses menuju theosis yang melibatkan sinergi antara anugerah Allah dan respons manusia melalui iman, pertobatan, dan praktik kebajikan. Penelitian ini memperkaya kajian patristik sekaligus memperdalam pemahaman tentang relasi Kristus, Roh Kudus, dan Gereja dalam kehidupan Kristen.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Siripeula, R. S. ., & Wijaya, H. . (2026). DIALOG KRISTOLOGI DAN PNEUMATOLOGI DALAM TEOLOGI ST. MAXIMUS SANG PENGAKU IMAN: GEREJA SEBAGAI RUANG THEOSIS DAN TRANSFORMASI SPIRITUAL. STT Kingdom, 6(2), 131–141. Diambil dari https://ojs.sttkingdom.ac.id/index.php/Theo/article/view/151
Bagian
Articles

Referensi

For, Mainyer, Jaya Gulo, Tinggi Teologi, and Soteria Purwokerto, ‘Inkarnasi Menurut St . Maximus The Confessor : Proses Karya Keselamatan Menuju Theosis’, 1 (2023), 1–9

Gulo, Syutriska Kardia, ‘Iman Menurut St. Maximus the Confessor Di Dalam Philokalia: Pengetahuan Ilahi Yang Melahirkan Kebajikan’, 5 (2023), 152–64

Hendi, Diktat Komprehensif : Liturgi Kosmik Pemikiran St . Maximus Sang Pengaku Iman Menurut Hans Urs Von Balthasar, 2025

———, Diktat Teologi Sistematika St . Maximus Sang Pengaku Iman (STT SOTERIA, 2025)

———, ‘Teologi St. Maximus Sang Pengaku Iman Sebuah Pengantar Sistematis’, 2026, 13

Jessica Bintoen Pasolang1), Yuni Craisya Emba2), ‘ANALISIS MENDALAM PERAN ROH KUDUS DALAMMEWUJUDKAN GEREJA SEBAGAI TUBUH KRISTUS TINJAUAN TEOLOGI TRINITAS AUGUSTINE’, Jurnal Kajian Agama Dan Multikulturalisme Indonesia, 7693 (2024), 263–72

Nea, Jurnal Kala, Eko Setiawan, Anton Isharjono, Tinggi Teologi Tawangwangu, Sekolah Tinggi, and Teologi El, ‘Roh Kudus Dan Misi : Mengungkap Peran Pribadi Ketiga Allah Tritunggal Dalam Misi Serta Signifikansi Praktisnya Bagi Gereja Masa Kini’, Jurnal Kala Nea, 3 (2022), 126–43

Pengantar, Kata, Diktat Teologi Sistematika St . Maximus Sang Pengaku Iman, 2025

Riyanto, Thomas Galih Joko, ‘MEMAHAMI “Theosis” DALAM RANGKA TRANSFORMASI DIRI MELALUI EKARISTI DAN SINODALITAS’, Logos, 2024, 232–42 https://doi.org/10.54367/logos.v21i2.3952