Pengaruh Penanaman Tanggung Jawab Pendidikan Agama Kristen Keluarga Dan Pemanfaatan Teknologi Informasi Terhadap Karakter Anak Remaja
Isi Artikel Utama
Abstrak
Kesadaran diri Orang tua, gereja dan anak remaja di Gereja Kristen Jawa (GKJ) Purwokerto untuk menanamkan tanggung jawab Pendidikan Agama Kristen Keluarga dan pemanfaatan teknologi informasi dalam upaya pembentukan karakter anak remaja masih lemah dan perlu ditingkatkan. Berdasarkan latar belakang masalah tersebut di atas, maka tujuan dari penelitian ini Pertama, untuk mengetahui pengaruh Penanaman tanggung jawab Pendidikan Agama Kristen Keluarga terhadap pembentukan karakter anak remaja, Kedua, untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan teknologi informasi terhadap karakter anak remaja, Ketiga, untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penanaman tanggung jawab Pendidikan Agama Kristen Keluarga dan pemanfaatan teknologi informasi terhadap karakter anak remaja. Penelitian ini menggunakan Paradigma Positivis, rancangan Kuantitatif. Berdasarkan pengolahan data, maka diketahui hasil penelitian sebagai berikut: Pertama, variabel X1 (Penanaman tanggung jawab pendidikan agama Kristen keluarga ) berpengaruh sebesar 78,2 % terhadap variabel Y (Pembentukan karakter anak remaja di GKJ Purwokerto); Kedua, pengaruh variabel X2 (Pemanfaatan teknologi Informasi) terhadap variabel Y (Pembentukan karakter anak remaja di GKJ Purwokerto) adalah sebesar 84,5 %; Ketiga, pengaruh variabel X1 (penanaman tanggung jawab pendidikan agama Kristen keluarga) dan X2 (Pemanfaatan teknologi Informasi) yang dihadirkan secara bersamaan terhadap variabel Y (Pembentukan karakter anak remaja di GKJ Purwokerto) sebesar 66, 737 %.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Referensi
Ali, Mohammad. danAsrori,Mohammad. 2004. Psikologi Remaja. Jakarta: Bumi Aksara.
Aminudin. 2009.Terampil menggunakan Internet.Bandung: Puri Delco.
Andi, Mappiare. 1982.Psikologi Remaja, Surabaya: Usaha Nasional.
Aqib, Zainal.2011.Pendidikan Karakter. Bandung: YRAMA WIDYA,
Ariesto, Sutopo Hadi. 2012. Tehnologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan. Yogyakarta: Graha ilmu.
Arikunto, Suharsini. 2010. Prosedur Penilaian: Suatu Pendekatan Praktik, Jakarta: Rineksa Cipta.
Daniels, Aubrey C. 2994. Bringing Out the Best in People. Singapore: McGraw-Hill International, Ltd.
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1994.Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Finzel, Hans. Empowered Leaders. 1998. Tennessee: Word Publishing.
Guinnes, Os. 2000. Time for Truth. Michigan: Baker Books Inc.
Herwindo, Akbar Ali. 2005.Mengenal Sistem Komputer masa kini. Bandung: Irama Widya.
Homrighausen, E. G. dan I. H. Enklaar. 1996.Pendidikan Agama Kristen, Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Hughes, Richard L. dkk. 1996.Leadership, Enhancing the Lesson of Experience. Chicago: Times Mirror Higher Education Group.
J.F., Adam. 1976. Understanding adolescence: Current Development in Adolescent Psychology, Boston: Allyn and Bacon.
J.F., Adam. and Gullota, T., 1979. Adolescent Life Experiences. California: Brooks/Cole.
Kementrian Pendidikan Nasional. 2010 Kerangka Acuan Pendidikan Karakter TahunAnggaran 2010. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.
Kristanto,Paulus Lilik. 2008. Prinsip dan Praktik Pendidikan Agama KristenYogyakarta: Andi Offset.
Meier, Paul. 1997.Menjadi Remaja yang Bahagia. Yogyakarta: Andi Offset.
Mulyono, Hasyim. 2008.Buku Pintar Komputer.Jakarta: Kriya Pustaka.
Mulyono,Y. Bambang. 1986. Kenakalan Remaja dalam Perspektif Pendekatan Sosiologis, Psikologis, Teologis, Dan Usaha Penanggulan.Jakarta: Andi Offset.
Nainggolan, M. John. 2008.Strategi Pendidikan Agama Kristen. Bandung:Jurnal Info Media.
Nainggolan,M. John. 2009.PAK Dalam Masyarakat Majemuk. Bandung: Bina Media Informasi.
Nicholas, Wolterstorff P. 2007.Mendidik untuk kehidupan. Surabaya: Momentum.
Nuhamara, Daniel. 2008. Pendidikan Agama Kristen Remaja. Bandung: Jurnal Info Media.
Nuhamara, Daniel. 2009.Pembimbing PAK. Bandung: Jurnal Info Media.
Pendidikan Karakter Harus dengan Keteladanan.www. Republika.co.id/berita/nasional.
Poerwadarminta, W.J.S. 1926.Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: PN Balai Pustaka.
Qomar, Syamsuwal. 2009. Internet Masuk Sekolah Desa. Bandung: Cipta DeaPustaka.
Sairin, Weinata. 1994. Pelaksanaan Undang-Undang Perkawinan dalam perspektif Kristen. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Shahudin, Mahfud. 1986. Pengantar Psikologi Umum. Surabaya: Sinar Wijaya.
Siagian, Toenggoel P. 1985. Pendekatan Pokok dalam mempertimbangkan Remaja, Masa Kini. Prisma No.9.
Simandjutak, B. dan Pasaribu, I.L. 1984. Pengantar Psikologi Perkembangan. Bandung: Tarsito.
Soekanto, Soerjono.1989. Remaja dan Permasalahannya. Jakarta: Rajawali.
Sri, Rumini. danSiti, Sundari. 2004. Perkembangan Anak dan Remaja. Jakarta: Adi Mahasatya.
Stowell, Joseph M. 1997. Shepherding the Church. Chicago: Moody Press.
Subagya, B. Andreas, 2004.Pengantar Riset Kuantitatif & Kualitatai. Bandung: Kalam Hidup.
Sujanto, Agus. 1996. Psikologi Perkembangan. Jakarta: Rineka Cipta.
Sujatmiko, Eko, 2007.Berkenalan dengan TIK.Yogyakarta: Andi Offset.
Sukitman, Tri. 2015.Bimbingan Konseling Berbasis Pendidikan Karakter. Yogayakarta, DIVA Press,
Supranto, J. 2009.Statistik Teori dan Aplikasi.Jakarta: Erlangga.
Swindol, Charles R. 1987. The Quest for Character. Oregon: Multnomah Press.
Terra, Triwahyuni CH. dan Kadir, Abdul. 2003. Pengenalan Tehnologi Informasi,Yogyakarta: Andi offset.
Wirawan Sarlita Sarwono.1989. Psikologi Remaja. Jakarta: Rajawali.
Wirosardjono, Soetjipto. 1991. Perspektif Sosial Budaya kenakalan Remaja. Jakarta: Makalah disampaikan pada Seminar tentang Problematik Remaja Kita dan Tantangan Masa Depannya.
Zoschak, Greg, 2000. Membangun Karakter Anda.Jakarta:Immanuel.
Zulkifli. 1992. Psikologi Perkembangan. Bandung: Remaja Rosdakarya